Accès ouvert

PERPECAHAN DALAM GEREJA: Ulasan Biblika terhadap 1 Korintus 1:10-13

Article scientifique 2021 Autre

Résumé

Artikel ini merupakan penelitian biblika terhadap teks 1 Korintus 1:10-13. Di mana dari hasil penelitian teks ini kemudian dijadikan semacam acuan teoritis untuk mengkaji mengapa dalam gereja selalu terjadi perpecahan Gereja. Dari hasil penelitian ini ditemukan seringkali perpecahan dalam gerjea diakibatkan oleh karena terjadinya perselisihan. Perselisihan dalam gerjea biasanya disebabkan: (1) Jemaat cenderung egosentris dan antroposentis, di mana lebih mementingkan kepentingan kelompok dari pada kepentingan bersama. (2) Mengkultuskan Pemimpin manusia dan “melupakan” Tuhan Yesus sebagai kepala Gereja. (3) Gagal fokus dalam penyembahan – Tidak menjadikan Yesus sebagai Tuhan dalam kehidupan mereka. Melalui penelitian ini pula ditawarkan beberapa solusi supaya tidak terjadi lagi konflik dalam gereja. Solusinya adalah: (1) Membuang sikap egois atau mementingkan kepentingan kelompok atau diri sendiri dalam kehidupan berjemaat. (2) Menghilangkan kelompok-kelompok dalam jemaat, oleh karena meskipun banyak anggota dan memiliki fungsi yang berbeda-beda namun telah dipersatukan dalam kasih Yesus. (3) Tidak mengidolakan dan mengkultuskan pemimpin manusia dalam gereja. Ingat! Kita adalah pengikut Kristus, jadi kita harus selalu menjadikan Kristus yang prioritas, yang utama dan yang penting dalam setiap aspek hidup kita.

Citer ce document

Putra, A. (2021). PERPECAHAN DALAM GEREJA: Ulasan Biblika terhadap 1 Korintus 1:10-13. https://doi.org/10.31219/osf.io/cygan

Accès au document

Voir sur le dépôt source

Ce document est hébergé sur son dépôt institutionnel d'origine.

Auteur(s)

Statistiques

Consultations : 1

Téléchargements : 0