Pengaruh Arlindo terhadap Durasi dan Intensitas Siklon Tropis di Pasifik Barat Laut dan Samudra Hindia Selatan
Résumé
Arlindo telah dikenal luas sebagai satu-satunya saluran yang melewati daerah tropis dimana terjadi pertukaran massa air antar samudra, yaitu dari Samudra Pasifik menuju Samudra Hindia, dari Pasifik Barat Laut ke Samudra Hindia Selatan. Arlindo memiliki karakteristik yang sangat berkaitan dengan fenomena alam yang terjadi akibat gabungan dari proses-proses dinamika atmosfer dan samudra yang dipicu oleh adanya perubahan atau anomali iklim di Samudra Pasifik, yang nantinya berdampak pula terhadap keadaan iklim di Indonesia. Arlindo dapat mempengaruhi ENSO yang apabila terjadi akan menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi, salah satunya siklon tropis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari intensitas arlindo terhadap siklon tropis di Pasifik Barat Laut dan Samudra Hindia Selatan. Data yang digunakan adalah data siklon tropis dari JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency), NII (National Institute of Informatics), dan BoM (Bureau of Meteorology) mulai tahun 1993-2017. Untuk intensitas Arlindo, digunakan data arus geostropik di perairan Indonesia yang didapat dari data Copernicus Marine. Hasilnya menunjukan bahwa saat intensitas arlindo melemah, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap durasi siklon tropis di Samudra Hindia Selatan, namun tidak untuk intensitas siklonnya. Sementara itu, tidak ada signifikansi baik pada durasi maupun intensitas siklon di Pasifik Barat Laut.
Citer ce document
Accès au document
Voir sur le dépôt sourceCe document est hébergé sur son dépôt institutionnel d'origine.
Statistiques
Consultations : 1
Téléchargements : 0